Jumat, 18 September 2015

Rangkuman Novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari

Ahmad Tohari adalah sastrawan yang berbakat dalam tulisan-tulisannya di era 70-an. Salah satu karyanya yaitu Bekisar Merah, sekarang saya mau berbagi rangkuman cerita Bekisar Merah yang saya buat sendiri. Sebenarnya saya membaca novel ini bukan karena keinginan sendiri melainkan tugas dari sekolah. Yaa, maklum secara saya anak Bahasa, yang namanya baca, nulis itu kudu wajib xD. Tapi saya ga keberatan sama bacaan ini, akhirnya saya excited setelah membaca. Maaf kalo masih kurang jelas jalan cerita dari rangkuman saya. Mohon dimaklumi lagi masih amatiran hehe. Check it out!
BEKISAR MERAH



Pada suatu masa, di desa Karangsoga hiduplah sepasang suami istri, Darsa dan Lasi. Keduanya hidup bahagia walaupun Lasi belum juga diberi keturunan setelah dua tahun pernikahan. Lasi seorang perempuan paling cantik berdarah Jepang-Indo di Karangsoga. Tetapi, kecantikannya malah membuat Lasi sengsara. Darsa, suaminya seorang penyadap nira meninggalkan Lasi setelah ia sembuh dari sakit karena terjatuh dipohon kelapa saat menyadap nira. Perjuangan Lasi selama ia mengurusi Darsa dibalas dengan air tuba. Darsa meninggalkan Lasi dengan menyelingkuhi Sipah, anak Bunek si Tukang urut. Lasi yang kecewa dan sakit hati karena perbuatan Darsa yang menyelingkuhinya meninggalkan kampung halamannya, Karangsoga untuk minggat ke Jakarta. Lasi ikut dengan Pardi dan Sapon, supir truk gula yang ingin mengirim gula ke Jakarta
Sesampai di Jakarta Lasi di turunkan di sebuah warung milik Bu Koneng, di rumah Bu Koneng Lasi disambut hangat karena kecantikannya. Lasi diizinkan tinggal untuk sementara menenangkan dirinya karena perbuatan Darsa. Lasi dianggap anak oleh Bu Koneng melebihi saying Bu Koneng terhadap si Betis Kering dan si Anting Besar. Niat Bu Koneng ternyata semata-mata hanya untuk mencari keuntungan dari kecantikan Lasi. Lasi lalu diserahkan kepada temannya Bu Koneng dengan iming-iming hidup lebih mewah dan kepenak. Bu Lanting, seorang perempuan tua yang mempunyai pacar si Kacamata akan membayar Bu Koneng bila Lasi mau ikut dengannya. Dan akhirnya Lasi pun mau diajak karena menurut Bu Koneng.
Selama tinggal di Cikini, di rumah Bu Lanting, Lasi memang benar hidup dengan keadaan serba ada dan lebih dimanjakan. Tetapi, pelayanan Bu Lanting pun semata-mata hanya ingin memanfaatkan kecantikan Lasi demi uang. Lasi dikenalkan dengan Pak Handarbeni, laki-laki yang sudah berumur serta Overste purnawira yang berhasil merebut jabatan terpenting di PT Bagi-bagi Niaga. Pak Han tertarik pada Lasi setelah Bu Lanting member tahu foto Lasi yang berkimono merah. Karena alasan menurut lagi sebagai balasan dari Lasi untuk kebaikan Bu Lanting, Lasi menerima Handarbeni.
Hidup bersama Pak Han, Lasi makin kepenak, rumah dan segala isinya diberi Pak Han untuk Lasi. Rumah besar yang berada di Slipi menjadi tempat tinggal Lasi dan Pak Han. Serta surat cerai Lasi untuk Darsa kini telah di tangan Lasi berkat duit Pak Han.  Lasi lebih sering di ajak keluar untuk makan atau hanya sekedar cari angin. Tubuhnya yang kurus kini makin montok dan putih. Karena sekarang Lasi sudah menjadi Nyonya Handarbeni. Di mata Pak Han Lasi adalah bekisar kesayangan yang dikurung di sangkar emas. Bekisar cantik hasil perkawinan bekisar kampung dan bekisar kota karena Mbok Wiryaji yang bersuami seorang penjajah Jepang. Sesekali Lasi pulang ke Karangsoga untuk membuktikan bahwa ia baik-baik saja bahkan lebih baik. Sampai orang Karangsoga terheran dengan mobil yang mengantar Lasi.
Beberapa bulan setelah pernikahannya dengan Pak Han, Lasi mulai diambang kebingungan  karena Lasi tidak mendapat kepuasan dari Pak Han. Dan Pak Han tidak pulang ke Slipi beberapa hari. Lasi mengeluh ke Bu Lanting, tetapi Bu Lanting hanya memberi penenang bahwa sebenarnya Pak Han sedang sibuk di kantor. Sampai akhirnya Pak Han meminta untuk Lasi mencari laki-laki lain tetapi ia tetap milik Pak Han. Bu Lanting yang semakin mengompori Lasi mulai mencari jalan keluar untuk bisa mencari duit lagi.
Sebagai penghilang depresi Bu Lanting mengajak Lasi jalan-jalan ke Singapur. Lagi-lagi tujuan Bu Lanting ingin menjodohkan Lasi lagi dengan Pak Bambung, agen tersamar sebuah konsorium perusahaan minyak asing atau pelobi tingkat tinggi. Di Singapura Lasi di belikan sebuah kalung yang nilainya milayaran rupiah, dengan buaian Lasi mau menemani Pak Bambung ke pertemuan orang-orang penting di Singapura. Tak terkecuali dengan skenario Bu Lanting dibelakangnya. Sebenarnya itu hanyalah trik agar Lasi terjebak dan akhirnya jatuh di tangan Pak Bambung dan uang mengalir ke Bu Lanting.
Pulang dari Singapura, Lasi yang masih tak percaya jika ia sudah diceraikan Pak Han memilih pulang sementara ke Karangsoga. Eyang Mus, lelaki tua bijaksana yang sudah di percaya Lasi sejak dulu memberi penenangan kepada Lasi, Lasi juga meminta pendapat ke Eyang Mus kalau ia tetap tak mau menjadi istri Pak Bambung. Rasanya Lasi ingin mengembalikan kalung itu kepada Pak Bambung agar ia tak merasa punya hutang.
Kanjat, teman main kecil Lasi yang sudah lama suka pada Lasi merasa kasihan karena Lasi seperti tidak berdaya kini. Lasi ingin kabur dari sini ke Sulawesi ke rumah paman Ngalwi. Lasi meminta Kanjat untuk menemaninya karena masalah mereka bukan pasangan, Eyang Mus dan warga sekitar tidak memperbolehkan mereka pergi sebelum menikah. Karena takut ada omongan. Setelah meminta restu Lasi dan Kanjat akhirnya menikah sirih. Mereka melanjutkan perjalanan Sulawesi.
Tetapi, semua gagal karena Lasi kepergok Bu Lanting. Lasi terpisahkan oleh Kanjat, cinta Lasi kini benar-benar hilang. Lasi terkurung di dalam rumah besar Pak Bambung. Lasi depresi, Bu Lanting dibingungkan oleh sikap Lasi yang kian hari kian buruk. Tetapi Lasi merasakan perubahan pada dirinya yang sudah telat bulan, Lasi hamil anak Kanjat. Lasi kembali sumringah tetapi tidak dengan Pak Bambung. Ia menyuruh Bu Lanting menggugurkannya. Tetapi Lasi kukuh mempertahankannya

Bambung terjerat kasus korupsi yang ikut membawa Lasi ke ranah hukum. Buku rekening, kalung mewahnya, dan rumah sudah disita. Lasi hidup di penjara dengan perut yang kian membuncit. Kanjat tak  bisa diam lagi ia mencoba mencari tahu dengan segala macam cara dan sempat menyogok agar mendapat alamat Lasi. Usaha Kanjat tak sia-sia dengan membawa pengacara dan datang jauh-jauh dari Karangsoga, Lasi bebas dan jatuh pada tangan Kanjat.

Tamat, terima kasih;)

Selasa, 24 Desember 2013

Sorry, unsaid



Dalam kata yang kutuangkan, aku berharap mereka mampu mendengarkan kataku. Dalam setiap rangkaian yag kutuliskan, terselip kata yang tak mampu terucapkan.

***

Dalam kebisingan di tempat umum, dalam kebisingan istanaku. Tapi, aku tak bisa merasakan indahnya suaraku. Ku beranjak dari ranjang putih tempat tidur putri Jasmine, kududuki ranjangnya yang tiba-tiba bersuara reot kayu ranjang dan tanpa memikirkn apapun. Barulah kakiku mengajak pergi, tapi tak jelas ingin pergi kemana? Bangku merah jambu yang seolah-olah ingin diucapkan "selamat pagi" dan mengajakku mendudukinya di depan meja lusuh yang penuh coretan tangan dan gambar wanita yang tak jelas berantakan memanas-manasi kupingku dan fikiranku untuk mencoret-coret lagi meja itu. Tidak! Jangan lagi!. Tapi, apa yang terjadi tanganku ternyata sudah selesai mencoret, habis... bagaimana lagi? Meja itu terlalu seksi dan aku tak tahan lagi dengan godaannya itu. Selamat pagi meja dan bangkuku sudah terlanjur tertulis. Seolah sudah puas meja dan bangkuku diucapkan selamat pagi. Mereka mengusirku untuk pergi dari mereka.
Cermin di sebelah pintu kamar yang memperlihatkanku betapa lecak dan tak bersemangatnya wajahku yang habis bangun dari tidur cukup tidak lelap itu semalam.
Aku berjalan melewati kamar adikku, menuruni tangga dengan sandal tidur kelinci putih bersih. Tanganku membelai kayu pegangan ditangga dengan rasa kasihan karna tak pernah di bersihkan dan berdebu.
Sekarang aku siap! Cerminku kembali memperlihatkan wajah dan seluruh tubuhku yang sudah segar dan bersemangat.
***
Sepatu hitamku tersenyum rupanya melihat teman-temannya yang baru di bersihkan oleh pemiliknya. Akupun memasang wajah tersenyum gembira. Tapi sebenarnya, hatiku sedikit takut menjalani pagi ini, entah kenapa???
***
Inilah rumah keduaku yang aku cintai! Meja dan bangkuku yang terseksi kedua, mereka... mereka kembali menggodaku. Aku sudah bosan sebenarnya dengan rayuan dan godaan gombal macam itu. Tetapi, aku bingung pada diriku sendiri? Mengapa aku selalu meladeninya. Yasudahlah! "Melati dan Aku adalah bunga, bunga itu putri, putri itu adalah Aku, Jasmine" dan aku adalah Putri Jasmine. Aku memandang seluruh ruangan kelas ini aku seperti mayat hidup saja. Yang setiap hari hanya diam tak bersuara dan hanya ada bekas kata-kata yang dituliskan ke meja yang tak jelas yang tak mampu kuucapkan. Kerjaanku hanya begini saja. Tapi ini sangatlah indah dan menenangkan hati.

**

"Putri Jasmine? apakah pangeranmu pangeran Alladin:D ?"

***
Hari terus berotasi. Dengan alis sebelah kiri yang mengangkat dan mata yang melotot. Demi celana Neptunus! Ada yang mengejek namaku! Sial! Beraninya Ia sembarangan membalas tulisan di mejaku. Lihat saja!

"Apakah kau setampan Alladin? Setampan Alladin pun tidak apalagi Pangeran Alladin"....

"Demi raja Neptunus! Merah semerah darah segar!!!!"

**
"Apakah raja Neptunus akan membalas tulisanmu kelak?"

***
"Ya kau! Akan ku laporkan kau dengan semua yang bertinta merah tidak sedikit pun ada tinta hitamnya! Oh Neptune!

"Darah segar itu menjadi hitam"

**
"Baiklah, aku tidak mau di laporkan ke rajamu. Dan aku tidak mau nama baikku jelek! Aku minta maaf Putri Jasmine yang terhormat. Aku serius"

***
"Sebelum bunga melati menjadi merah, aku memberi kesempatan"
...........

***
"I  pretend to look around. But I was actually looking at you"
...........
***
"Nothing to do"
............
**
Sebenarnya, aku sudah lama sekali terpukau dengan tumpahan kata-kata di atas meja ini. Mungkin sekarang saatnya aku berbalik memarahi dan akan kubalas tulisan-tulisan ini dengan huruf kapital semua! Mengapa orang ini tega sekali menularkan virus ciri-ciri pelajar yang kurang baik. Mencoret-coret mejalah, dan apalah yang ingin Ia tulisi. Apakah memang Ia benar-benar tidak mempunyai satu atau dua orang pun teman untuk di jadikannya media tetapi asalkan jangan dijadikannya media tulis. Kenapa ia harus merepotkan orang lain yang duduk disini. Aku sangat terganggu dengan dengan coretannya yang membuat aku hanya fokus pada tulisannya itu. Dan terfokus siapa sebenarnya kau selama ini!!!!????
Sudah seribu bahkan puluhan ribu pertanyaan yang menghantui otakku! Yang ingin menanyakan siapa kau sebenarnya? Wanita? Pria?

"ku mohon... kau ini siapa? Aku ingin melihatmu... Aku tak ingin lagi dan lagi hanya melihat wajahmu dalam bentuk tulisanmu saja. Tak peduli kau wanita atau pria. Tapi, aku tetap berharap kau seorang wanita. Aku menunggumu di taman. Tak masalah kapan pun kau mau...."

***
Tanganku refleks menepuk keningku sendiri dengan tangan kanan. Bekalku tertinggal di kolong meja. Aku berbalik badan 180 derajat, rambut hitam lurusku sedikit berantakan terhembus angin sambil kembali menuju ruang kelasku. Satu per satu anak tangga ku naiki dan ku hentak dengan sepatu pantopel hitamku. Akhirnya rambutku berheni melambai, tapi, tetap saja berantakan! Nafasku terengah naik dan turun. Ku masuki ruangan kelas. Dingin sekali rasanya.
Aku mulai merogoh, merogoh kolong meja. Tak disengaja mataku tertuju pada balasan kalimat itu. Kau tahu? Sebenarnya rasa penasaranku lebih besar darimu. Aku ingin menemuinya, tapi aku merasa takut. hatiku berbicara.

***
Dengan rasa yang sangat curiga, aku melihat wajahnya....
Seluruhnya terasa buyar, hanya ada pria itu dalam mataku. Akankah ia orangnya? Pria itu sekarang yang kelihatannya memperhatikanku. Apakah di fikirannya juga terasa buyar? Hanya ada aku dimatanya????

~~
"Melati dan Aku adalah bunga, bunga itu putri, putri itu adalah Aku, Jasmine"
"Putri Jasmine? apakah pangeranmu pangeran Alladin:D ?"
"Apakah kau setampan Alladin? Setampan Alladin pun tidak apalagi Pangeran Alladin!.... Demi raja Neptunus! Merah semerah darah segar!!!!"
"Apakah raja Neptunus akan membalas tulisanmu kelak?"
"Ya kau! Akan ku laporkan kau dengan semua yang bertinta merah tidak sedikit pun ada tinta hitamnya! Oh Neptune!"
"Baiklah, aku tidak mau di laporkan ke rajamu. Dan aku tidak mau nama baikku jelek! Aku minta maaf Putri Jasmine yang terhormat. Aku serius"
"Sebelum bunga melati menjadi merah, aku memberi kesempatan"
"Aku sudah tau kau akan memaafkan ku. Sebelumnya terima kasih yangmulia"
"I  pretend to look around. But I was actually looking at you"
"It turns out you're a liar"
"Nothing to do"
"Did you feel hopeless?"
"I think so..............."
"Oh my! Never give up!"
.........
.........
.........
.........
.........
.........
"ku mohon... kau ini siapa? Aku ingin melihatmu... Aku tak ingin lagi dan lagi hanya melihat wajahmu dalam bentuk tulisanmu saja. Tak peduli kau wanita atau pria. Tapi, aku tetap berharap kau seorang wanita. Aku menunggumu di taman. Tak masalah kapan pun kau mau...."

Balasan terakhirnya........ Percakapan kami berdua......

**
Kau menemuiku? Mengapa cepat? Bahkan sangat! Kukira... akan lama menunggu kejadian ini....

Aku mencintaimu...


*
Kemampuan berbahasa dan berkata-kata yang indah dan berbobot yang selama ini kumiliki hanya hatiku saja yang memilikinya. Sayang, itu tak bisa kujadikan bahasa sehari-hariku, bahkan seumur hidupku nanti. Bahasa sehari-hariku ialah milik tubuhku. Tubuhku yang berbahasa, tubuhku yang berkata. Maaf, jika aku bukan Dia. Dia yang selama ini kau idamkan.

**
Aku salah selama ini menilaimu, maafka aku, maafkan segalanya tentangku. Sekali lagi Aku mencintaimu.

END...





Minggu, 03 November 2013

Berubah Palsu

Karya: Aprilia Woro T.

Dulu aku mengenalmu
Dan aku mendekatimu
Dulu aku mendekatimu
Dan nyaman hatiku

Dulu aku menganggapmu
Dan aku menyayangimu
Dulu aku sangat menyayangimu

Tapi...
Yang dulu berubah palsu
Sekarang...
Aku mengenalmu palsu
Dan mendekatimu... Itu juga palsu
Dan hatiku nyaman, juga palsu

Sekarang...
Aku menganggapmu, itu palsu
Dan aku menyayangimu, itu juga palsu

Dulu dan sekarang Berubah Palsu

2013

Sabtu, 24 Agustus 2013

The Diary of Window

Hei, perkenalkan namaku ceila, you can just call me cela:) seorang gadis remaja kutu buku. Memang di sekolah aku terkenal dengan sorotan gadis kutu buku karna hobiku adalah membaca buku terutama novel. Mari kita awali dengan perjalanan kisahku:)

Pagi menyambut hangat dengan suara kicau burung merdu dari jendela sebelah tempat tidurku. Mentari dan embun yg terlihat dari jendela transparan disamping tempat tidurku. Aku segera beranjak dari kasur ini. Kuawali pagi ini dengan membasuh seluruh tubuhku, mengisi energi ke tubuhku ini dengan roti berlapis telur mata sapi dan teh hangat, sarapanku. Aku kembali ke kamarku, untuk melihat langit diluar sana lewat jendela sebelah kasurku. Aku menatap langit dari jendela itu dengan senyuman kecilku. Langit hari ini mendung;(

"apakah hari ini aku akan menjalani aktivitas dengan wajah yg mendung seperti hari ini?" tanya hatiku. Kita lihat nanti. Aku memang seperti ini menatap langit lewat jendela ku ini. Aku percaya bahwa langit yang indah yang terlihat dari jendelaku ini akan mengawali/menentukan awal aktivitasku. Aku mengambil tas di kursi meja belajarku dan segera berpamitan dan menuju ke sekolah.

Tepat jam 06.00 diriku sampai disekolah kelas XA tempatku menggali ilmu. Seperti biasa, aku menaruh tas ransel unguku di meja ke3 dari depan sebelah kanan. Vena, dia sobat karibku sekaligus teman sebangkuku yang ada saat suka atau duka:).
Kelihatannya vena sibuk mengerjakan pr?, sambil melihat vena yg sedang konsentrasi. "ven, serius banget deh, ngapain sih?" sambil melongok ke arah buku. "ngerjain pr cel, kamu udah belum? Cepet kerjain kalo belum, gurunya galak loh cel ups hehe" gurau-an vena. "iya, iya aku kerjain sekarang" ceila sambil terburu-buru mengerjakan pr-nya. Sambil mengerjakan pr mereka berbincang. "pasti tadi malam kamu sibuk deh baca novel yang kemarin kamu pinjam di perpus kan?" tanya vena, sambil menebak. "iii, iya ven, hehe kamu kok tau?" jawab ceila gugup. "huh.... apasih kerjaannya seorang ceila selain baca novel di malam hariiii?" kata vena. Ceila hanya menjawab dengan senyuman dan tundukan.

"selesai!!!" teriak vena sambil menghela nafas lega tanda ia sudah selesai mengerjakan pr. Tiba-tiba grasak-grusuk para murid XA cepat-cepat memasuki kelas. "oh.... ternyata guru itu yang datang!" kata vena. "hah! Aduh gimana nih pr-nya masih 2 nomor lagi gurunya udah dateng! Pasrah aja deh;(" ceila pasrah.
"selamat pagi buuuuuuu!" semua murid. "silahkan duduk" kata guru itu. "terima kasih buuuu" jawab semua murid. "kamu! Ceila!" tunjuk guru itu. "iya kenapa bu?" sambil berdiri menjawab. "sedang apa kamu? Mengerjakan pr ya?" kata guru itu. "I.. iiiiya bu....." sambil tersipu malu karena ia keceplosan. "bagus kamu ya, bukannya kamu itu rajin ya? Tapi kenapa ini malah terbalik? Memang semalam kamu kemana, sampai tidak mengerjakan pr? Jawab yang jujur ceila!" pinta guru itu. "saya emmm, mmm, baca novel terlalu larut bu, jadi sampai tidak ingat kalau ada pr dari ibu;( maafkan saya bu" ceila menjawabnya sambil menunduk. "kali ini ibu maafkan, tetapi kalau sampai terulang lagi, tidak ada kesempatan kedua untuk memaafkan kamu ceila!" teror ibu guru. "iya bu, terima kasih" kata ceila. Ceila kembali ke tempat duduknya di sana, dan meneteskan air mata. Ceila pun duduk dengan wajah yang melas, yaaa seperti langit yang ia tatap tadi pagi di jendela itu. "benerkan apa kata langit yang aku lihat tadi pagi, mendung. Seperti hari ini yang terjadi kepadaku" dalam hati yang menangis.
Hari ini ceila sedang tidak mood dengan apa yang ia kerjakan, apalagi wajah ceriaku. "makannya cel, jangan mentang-mentang kamu gadis kutu buku kamu seenaknya saja membaca novel tanpa ingat waktu untuk belajar memeriksa pr. Kamu juga harus pintar memilih dan memilah waktu untuk belajar, membaca, dan yang lainnya cel" nasihat vena kepada ceila. "thank's ya ven" ceila sambil tersenyum kepada vena. "sama-sama cel" sambil tersenyum.

Waktu menunjukan pukul 13.30 siang, waktunya pulang ke rumah! Di depan gerbang biasanya ceila membeli ciki di warung pak min. Di warung pak min, ceila bertemu dengan cowok idamannya hehe si ken. Cowok keren haha:D "waw" suara ceila membisik. Sepertinya ceila gugup untuk membeli ciki karena si ken. Ceila pun tidak jadi membeli ciki itu. Sambil berbalik badan, ceila mengusap keringat gugup yang ada di keningnya. Ken ternyata diam diam menghanyutkan, ternyata ken dari tadi memperhatikan tingkah ceila yang tidak seperti biasanya. "lo kenapa cel? Sakit? Kecapean? Kok muka lu memerah gitu kaya pig cel! Eh! Sorry cel just kidding" ken sambil menepuk bahu ceila. Ternyata hal sekecil itu sudah membuat ceila salah tingkah dan nge-fly haha:D

Keesokan harinya......
Seperti biasa ceila memulai harinya seperti kemarinnya. Menatap jendela sebelum mengawali aktivitasnya. Sepertinya langit cerah dnegan disertai kicauan burung yang merdu. Ceila pun tersenyum dan berharap hari-harinya penuh dengan keceriaan, tidak seperti kemarin. Sampai di sekolah jam 06.00. Tak lama pun bel berbunyi. Jam pelajaran pertama Ipa-fisika. Sepertinya benar cuaca hari ini sama seperti hati ceila yang senang dengan pelajaran ipa. "emmmm.... vena? Kamu diam saja dari tadi?" tanya ceila. "hah? Engga kok cel" jawab vena. "iya, kamu melamun yaaaa? apa tidak mengerti fisika? hehe" gurau ceila. "hehehe iya aku sedikit gak mudeng cel kalo pelajaran fisika, ajarin aku ya cel." pinta vena. "tenaaaaang ceila siap membantu haha" jawab ceila. Sambil mengajari vena, ceila terasa senang karena ia bisa membantu orang hari ini. Jam demi jam pun berlalu, bel pulang pun berbunyi. "cel pulang bareng yuk! aku dijemput sama papaku!" ajak vena. "enggak, gak usah ven ngerepotin. Aku naik angkot aja, gpp kok ven" tolak lembut ceila. "oh yaudah deh sampai ketemu besok ya cel da daaaah" sambil saling melambikan tangan.

Anehnya sudah setengah jam angkot belum ada yg lewat. "aduuuuh, kemana sih pada para angkot-angkot? :|" dumelan ceila. Tiba-tiba kebetulan si ken tuh lewat depan ceila naik motor. Dan berhenti sejenak. "kok lu masih disini? Ngapain?" tanya ken. "nungguin angkot ken. Lu juga kok baru pulang?" tanya ceila. "oh, gua abis ada rapat ketua kelas, emmmm. bay the way lu gak tau ya kalo hari ini tuh tukang angkot pada mogok kerja! Demo tuh depan gedung pemerintah hahaha:D" gurau ken. "hah! serius lo ken?" kagetnya si ceila. "10 rius deh cel. Mau lu tungguin sampe botak juga, gak bakal ada angkot hari ini" kata ken. Memang ken itu cowok yg ceria banget jarang marah, tapi tegas. Jelas saja si ceila mengidamkan ken dari dulu. "udah lu pulang bareng gua yuk! kasian lu! ntar item disini terus haha:D" gurau ken kembali. "eeee... enggak usah ken makasih gua bisa naik ojek sendiri." tolak ceila. "udah gak usah malu-malu deh cel, mukanya memerah lagi tuh hehe" kata ken. "yaudah deh berhubung gak ada angkot gua nebeng dulu deh naik motor lu" jawab ceila.

Dan akhirnya mereka pun berboncengan bersama-sama pulang ke rumah. Jam 2 ceila sampai dirumah ia sangat bahagia hari ini. Termasuk sama si ken itu. Hati ceila berbunga-bunga. Aku percaya langit ciptaan tuhan yang akan memberiku awal kegiatanku. Dan aku percaya

 
 

TO BE CONTINUED............


Sabtu, 19 Januari 2013

6 pria "korban" Taylor Swift dan lagu Curhatannya

Mau nge-share about Taylor Swift nih, ada yang sedih, senang, ada juga yang Galau *ciaa

The first... Ini alasan Taylor buat lagu-lagu sesuai dengan tema kehidupan asmara dengan 6 cowok ini check it out!!
  Imej Taylor Swift sebagai 'wanita baik-baik' masih terus melekat hingga saat ini. Ia dikenal sering tampil santun di berbagai kesempatan tanpa mengandalkan kemolekan tubuh. Imej tersebut makin melekat setelah Swift kerap putus cinta dan menjadi pihak 'korban'.
Uniknya, setiap kisah percintaannya kandas, Swift selalu menulis sebuah lagu untuk menggambarkan isi hatinya.

The first man is...... jeng jeeng....
1. Joe Jonas
menjalin hubungan dengan Joe Jonas sejak bulan Juli 2007 silam. Hubungan manis Swift dengan Joe Jonas bisa dibilang yang terlama. Keduanya mengakhiri kisah cinta mereka tepat di bulan ke-15.
Konon personel The Jonas Brother itu memutuskan Swift lewat telepon yang berdurasi hanya 27 detik. Lagu karya Swift yang kabarnya berhubungan dengan Jonas adalah Last Kiss, Forever And Always, dan bahkan We Are Never Getting Back Together. Namun untuk lagu ketiga kemungkinannya sedikit mengecil setelah Jonas pernah membantahnya.

"Itu bukanlah saya, karena saya tidak pernah mencoba untuk kembali padanya," tentang lagu We Are Never Getting Back Together tahun lalu.[source: kapanlagi.com]

And the second man is.....
2. Taylor Lautner
Banyak gadis patah hati ketika Taylor Swift berpacaran dengan salah satu bintang TWILIGHT, Taylor Lautner. Duo Taylor ini mulai berpacaran pada bulan Oktober 2009 dan sempat disorot besar-besaran oleh media. Namun sayang, hubungan itu tak berlangsung lama. Dua bulan kemudian, tepatnya di bulan Desember 2009 keduanya memilih untuk berpisah. Lalu, lagu apa yang dikaitkan dengan Lautner? Yup, besar kemungkinannya ada di lagu Back To December.[source: kapanlagi.com]

 And then, the third men is...
3. John Mayer
Desember 2009, tepat di bulan yang sama putusnya hubungan Swift dengan Lautner, gadis yang jago memainkan gitar ini mengejutkan publik ketika menggandeng musisi top, John Mayer Pasangan ini sempat menjadi favorit banyak orang. Keduanya pernah dianggap sebagai pasangan serasi.
 Ups, lagi-lagi hubungan ini kandas. Sama persis dengan sebelumnya, jalinan cinta mereka hanya bertahan tiga bulan. Mayer-Swift putus di bulan Februari. Huhuhu:'''''(

Mayer sempat menyangka lagu Swift yang berjudul Dear John ditujukan untuk dirinya. Namun Swift membantahnya dan menyebut Mayer 'Ge-Er'. Menurut kalian? Oh iya, ada satu lagu lagi yang diprediksi diciptakan Swift untuk Mayer The Story Of Us.[source: kapanlagi.com]

The fourth men is...

4. Jake Gyllenhall
   Lepas dari pelukan Mayer-Swift sempat single cukup lama, tujuh bulan!(Be strong Tay(',' )9 :') ) Kesepian yang dirasakan Swift akhirnya lenyap setelah ia bertemu dengan Jake Gyllenhall. Keduanya memutuskan untuk berpacaran pada bulan Oktober 2010. Sayangnya kali ini kisah percintaan Swift berakhir buruk, lebih buruk dari sebelumnya. Hubungan Swift dengan pria yang berprofesi sebagai aktor itu hanya berusia dua bulan.
Media yang mulai terbiasa dengan kebiasaan Swift pun langsung menebak-nebak lagu apa yang diciptakan Swift untuk Gyllenhall. Menurut perkiraan banyak kalangan, lagu itu berjudul All Too Well.[source: kapanlagi.com]

Udah cowok ke-5 aja nih Tay hehe:D
5. Connor Kenedy
Usai lepas dari Gyllenhall, media-media dunia seolah tak sabar menanti pria mana yang menjadi 'korban' Swift berikutnya. Ternyata penantian itu berlangsung sangat lama, 19 bulan. Swift kembali tampak berpacaran lagi pada bulan Juli 2012.

Pria yang menggenggam jari-jari lentik Swift adalah Conor Kennedy. Ya, lagi-lagi hubungan cinta Swift kandas di tengah jalan. Usia hubungan itu tak lama, hanya tiga bulan. kabarnya jarak yang jauh adalah alasan mereka putus. Seorang kawan dekat Swift memastikan tidak ada yang terluka di antara keduanya.
Umm... kayaknya masih banyak yang belum tahu lagu curhatannya Tay ke Connor.:/
Lalu???  lagu apa yang diciptakan Swift untuk Conor Kennedy? Masih belum ada yang berani memastikannya. Menurut kamu???:| *saya juga tidak tahu menahu

The last boys eaa 
 
 6. Harry Styles(1D personil)
Desember 2012 banyak foto kencan Swift dan Harry Stlyles beredar di dunia maya. Mereka tampak mesra dan serasi. Keduanya sama-sama berada di puncak karir. Swift melejit dengan album RED, sedangkan Styles sedang menikmati kejayaan boybandnya, One Direction. Entah berapa jumlah remaja yang patah hati akibat berita ini. Januari 2013, fans wanita Harry Styles dan fans pria Swift akhirnya tersenyum lebar. Pasangan ini dikabarkan putus. Styles kabarnya tak puas dengan kebiasaan Swift yang dianggap terlalu dewasa. Swift memang lima tahun lebih tua dibanding Styles [saya kurang tahu apa Tay&Harry apa sudah putus, kalo info ini salah Abaikan!] -__-v
Memang belum ada kepastian lagu apa yang bakal ditulis Swift berkaitan dengan Styles. Namun sebuah sumber mengatakan bahwa Swift telah menyiapkan lima lagu untuk hubungan yang sangat tingkat itu. Yups, kita tunggu saja perkembangannya.;))))[source: kapanlagi.com]

Sudah dulu ya sob blogger jari saya sudah makin lentik nih. Kebanyakan ngetik ckck;)

Hopefully Entertaining! Byeee! 

Sweet greeting Swiftie:))   

 

My princess teen girl of Asia Maudy Ayunda

[01of09]Ia selalu memilih busana yang sesuai dengan umurnya yang masih remaja... (tuh, guys! Wajib di contoh gambar diatas haha, pakai busana jangan yang semena-mena('.' )9 )

 [02of09]Tak banyak memakai aksesori apalagi make-up berlebihan (contoh lagi ya guys picture di atas ingat umur dong kalo masih remaja gak usah menor+norak deh dandannya hiks hiks;) )
 
 [03of09]Maudy's wear cassual t-shirt with jeans (hm.... simple juga ya guys!) Good(y)

  [04of09]Yeaah!! saatnya kak Mood gaul nih sob hehee... Sesekali dia bergaya funky khas anak muda masa kini:3


 [05of09]Cantik tanpa terkesan terlalu dewasa? Umm and I LOVE IT!!!


 [06of09]Terlihat manis hanya dengan t-shirt dan rok:$ oh so sweeeeeet:))


[07of09]Saat berlatih balet! UUUU like a balerina^^




[08of09]Camera rolling.... Action!! Hahaha jadi deh *apaan sih?????????E!%@@!% ERROR:|||| tenang, stay beautiful kok qaqa:D


 [09of09]"NAH! ONE MORE!! YOU HAVE A PROBLEM???? DON'T BE AFFRAID KEEP #NEVERGIVEUP" maudy said. HAHA *BTW SAKING SEMANGAT CAPSLOCK JEBOL PEMIRSA:\\\\